Kabarbola.co.id
Situs Bola Masa Kini

Barcelona Mengalami Kondisi Tak Terlalu Bagus Jelang Menghadapi Dynamo Kiev

Liga Champions – Jelang pertandingan Barcelona bakal menghadapi Dynamo Kiev pada laga lanjutan Liga Champions musim 2020/2021, Barca dalam kondisi tak terlalu bagus. Di kompetisi domestik, Blaugrana baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid.

Kekalahan pada laga akhir pekan kemarin ini seakan menjadi puncak dari permasalahan Barca selama ini. Tak hanya soal politik di tingkat manajemen, inkompetensi Ronald Koeman pun mulai disorot.

Namun, dari kekalahan itu pula ada sejumlah pelajaran yang bisa diambil Barcelona jelang laga kontra Kiev. Apa saja hal-hal yang harus dibenahi Barca jelang laga tersebut?

Lionel Messi merupakan jimat Barcelona. Tak hanya mencetak gol dan mengalirkan assist, kehadiran bintang asal Argentina ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim.

Pada laga kontra Kiev, Messi dipastikan absen. Ia tak dibawa dalam lawatan Barca ke Ukraina. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, menyebut Messi perlu istirahat.

Tanpa Messi, Barca kemungkinan akan mengandalkan Antoine Griezmann di lini depan. Masalahnya, Griezmann belum menunjukkan permainan terbaiknya sejauh ini. Koeman harus berpikir keras bagaimana bisa memaksimalkan pemain asal Prancis ini. Pasalnya, ia tak memiliki lagi stok amunisi lini depan setelah Ansu Fati cedera dan kondisi Ousmane Dembele meragukan.

Pada laga kontra Atletico, tampak benar para penggawa Barcelona kesulitan membongkar pertahanan lawan. Hal ini membuat mereka frustrasi dan kerap melakukan kesalahan sendiri.

Memang, pertahanan Kiev tak sekokoh Atletico. Skuad besutan Mircea Lucescu ini pun hampir bisa dipastikan tak akan sekadar bertahan ketika bermain di kandang sendiri. Namun, ini tak berarti tugas para penggawa Barcelona untuk membongkar pertahanan lawan bakal lebih mudah.

Barcelona harus menunjukkan kreativitas mereka dalam membongkar pertahanan lawan. Mereka pun harus menyiapkan banyak opsi penyerangan, hal yang tak tampak pada laga kontra Atletico lalu.

Beruntung bagi Barca, jelang laga ini, salah seorang pemain kreatif mereka Philippe Coutinho, sudah pulih. Ia bisa diandalkan sebagai otak permainan Barca, sekaligus menjadi alternatif pemecah kebuntuan.

Lini pertahanan bisa dibilang titik lemah Barcelona saat ini. Mereka belum mampu tampil kokoh mengadang serangan-serangan lawan.

Para pemain bertahan Barca masih gagap ketika menghadapi serangan balik cepat lawan. Mereka sering kehilangan posisi, dan memudahkan lawan membuat peluang berbahaya.

Kondisi ini diperparah dengan cederanya salah seorang bek andalan mereka. Gerard Pique menderita cedera pada laga kontra Atletico Madrid, dan disebut harus absen lama.

Pada pertandingan lawan Kiev, Barca kemungkinan harus menurunkan bek muda sebagai partner Clement Lenglet di jantung pertahanan Barcelona.

Dengan kondisi ini, Koeman harus meracik strategi agar lini belakangnya tak mudah tertembus serangan-serangan Kiev. Mampukah Koeman menyelesaikan pekerjaan rumahnya ini?

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan